KLARIFIKASI,"Idus Fransiskus Ketua Koperasi Barige Bukit Dado,"Terkait Pengelolaan Kebun Sawit Lahan Plasma Seluas 200 Hektar di Desa Godang Damar kab.Bengkayang,KalBar

BuruSergap86.com -- KalBar/Godang Damar,Setelah Terbit Berita Beberapa Hari Lalu,Akhirnya Ketua Koperasi Barige Bukit Dado Angkat Bicara,ini penjelasan Real nya,Idus Fransiskus sebagai ketua Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado,Menerangkan Kondisi hasil Pengelolaan kebun plasma di Desa Godang Damar selama ini hanya Panen Sawit sekitar 120 ton itu kotor.Sabtu(17/01/2026)

Hal ini,karena Kebun Sawit Plasma Seluas lahan 200 Hektar dalam Masa Perbaikan dan Pemeliharaan Walaupun ada Buah Sawit trek Akibat kurang nya Perawatan di Areal Kebun Sawit nya selama ini, Tetapi Idus Fransiskus BerJanji akan Merawat Areal Kebun Sawit Plasma Seluas lahan 200 Hektar tersebut bersama Kelompok Tani yang tergabung di koperasi Barige Bukit Dado yang di Pimpin nya bersama Akiang,Ujar nya.

Doc: Video 🎥 Viral kondisi Lokasi Kebun Sawit Plasma Seluas lahan 200 Hektar yang di kelola Koperasi Barige Bukit Dado.

Keluhan,Idus Fransiskus,Dirinya Masih juga membutuhkan Anggota kerja Sebagai Pemanen Buah Sawit di Areal Kebun Sawit Plasma 200 Hektar, Terutama untuk Perawatan mulai dari membersihkan Pelepah daun Sawit yang kian banyak berikut juga akan membersihkan Areal piringan di Areal Pohon Sawit yang terlihat besemak rumput liar terlalu banyak Semak belukarnya, Kondisi lokasi lahan Setelah Lama tanpa adanya Perawatan Rutin Areal Kebun Sawit Plasma tersebut.

Biaya,khusus Perawatan Areal Kebun Sawit Plasma Seluas lahan 200 Hektar ada di Pembiayaan pihak Perusahaan Agrinas Palma Nusantara(PT.APN) karena terhitung persen dari bagi hasil Pengelolaan kebun Sawit Plasma itu, terhitung bagi Pemanen dan Pemuat Buah Sawit ada hitungan Gaji perton Rupiah nya.

Lalu Idus Fransiskus Menjelaskan Secara Mendetail juga mengirimkan Sejumlah Dokumentasi Foto dan juga Video di lokasi lahan Sawit Plasma Termasuk mengirim kan realita fakta tentang Bukti berupa Kondisi Foto dan Video Areal Kebun Sawit Plasma Seluas lahan 200 Hektar kepada Tim Redaksi Media Cyber Nasional Online Group Via Chat Headphone Selular Wassupp,ke Pimred di Jakarta.

Terbukti dengan Kejujuran nya dan Keseriusan untuk tetap menjaga dan mengelola Lahan Kebun Sawit Plasma Seluas lahan 200 Hektar bersama anggota Koperasi Barige Bukit Dado yang telah di perjuangkan nya bersama Rekan nya Akiang yang di bantu oleh Pihak Tim Jakarta, jelas nya.

Sebagai Petani Koperasi Barage Bukit Dado tentu,dirinya tidak akan menyia-nyiakan Kesempatan Serta Kepercayaan diri untuk terus menerus akan mengelola Lahan 200 Hektar di Kebun plasma atau tetap menjaga Amanah nama baik' Ia,Sebagai Ketua koperasi produsen Barage Bukit Dado dalam bentuk aktivitas dan perjanjian ke pihak perusahaan PT APN(Agrinas Palma Nusantara) di Areal Kebun Sawit Plasma desa' Godang Damar kabupaten Bekayang.

Pernyataan resmi,Idus Fransiskus sebagai ketua Pengurus Koperasi Barige Bukit Menyatakan,Dirinya hanya menerima 30 persen berarti sekitar 40 ton menjadi milik koperasi Awal mengelola Setelah Beberapa Bulan lebih kurang 7 bulan pada Saat Buah Sawit trek,termasuk hitungan bulan kemarin.

 Sejumlah hasil Panennya 120 Ton berbanding bagi Hasil nya 100%{70% Per/Hak PT.APN -- 30% untuk Hak Koperasi Barige Bukit Dado} artinya Hasil Panenan Sawit 120 Ton(80 Ton -- 40 Ton)berkisar uang Penjualan Buah Sawit hasil Panennya Rp.360.000.000(Tiga Ratus Enam puluh Ribu Rupiah Setelah Pembagian ke PT APN(Agrinas Palma Nusantara) dengan Koperasi Barige Bukit Dado.

Ketika Dalam Wawancara Singkat Klarifikasi Dengan Idus Fransiskus sebagai ketua Pengurus Koperasi Barage Bukit Dado bersama dengan masyarakat pada hari Jum'at,16 Januari 2026,Dirinya Menjelaskan,Saat Pengelolaan Lahan Sawit Plasma Seluas 200 Hektar,,untuk harga Sawit Saat ini di hitung oleh pihak Perusahaan Agrinas Palma Nusantara (PT.APN) dengan harga Rp.3000(Tiga Ribu Rupiah)per kilo gram nya.

Kemudian,Idus Fransiskus menjelaskan Kondisi lokasi lahan Sawit Plasma yang di Kelola nya Saat ini,masih Pada Semak belukar dan belum ada pembersihan untuk pelepah daun Sawit di Areal Kebun Sawit Plasma Seluas 200 Hektar termasuk juga kendala nya Untuk Anggota Pemanen belum ada yang Tetap dari pihak koperasi produsen Barage Bukit Dado.Sementara harga perkalian untuk hitungan harga Rp.3000(Tiga Ribu rupiah)per kilo dari Pihak Perusahaan PT APN,(Agrinas Palma Nusantara)Selama ini.

Terhitung sejak harga Buah Sawit Total Pendapatan Keseluruhan Panen Sawit untuk Ton Buah berkisar 120 Ton X Rp.3000 = Rp.360.000.000 juta..Namum Setelah di Potong Pihak Perusahaan PT.APN dalam hal Pengelolaan untuk Lahan Kebun Sawit plasma Selama ini terhitung Pembagian 70% Ke PT.APN --30% Ke Koperasi Barige Bukit Dado, Pungkas Idus Fransiskus.

Pihak Perusahaan Agrinas Palma Nusantara(PT.APN) Tetap akan merealisasikan Untuk Pembuatan Jembatan,Jalan dan Biaya Perawatan Areal Kebun Sawit Plasma Seluas lahan 200 Hektar dari Hitungan Pembagian Hasil 70%--30% dengan Pihak Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado,Ketika di tanya Tim Redaksi Media Cyber Nasional Online Group mengapa Pembagian nya Demikian,Idus Fransiskus akan menjawab pertanyaan ini,pada Part 2, karena Kebun Sawit Plasma Seluas lahan 200 Hektar Sistem Plasma.Tandasnya.

Lebih lanjut,Idus Fransiskus menyatakan Pihak Koperasi Barige Bukit Dado berarti hanya mendapatkan hasil sekitar 120.000.000 juta rupiah dengan hitungan 70%--30% dan hasil Uang Tunai Penjualan Buah Sawit terhitung bulan 11 dan 12  kemarin uang tersebut sudah dibagikan ke masyarakat dan Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado jumlahnya sekitar 270 kk atau Bagian Kepala keluarga per kk mendapat 400,000 ribu dan sisa hasil tersebut.

Digunakan untuk upah pengurus koperasi dan biaya operasional koperasi per orang Rp.1.300.000/Per Orang yakni Ketua,Sekretaris dan Akiang berkisar 5 orang itu bagian dari Pengurus Koperasi termasuk di bagikan ke Tiga(3)Orang yang Sudah ada Jaga malam Ronda di kebun Sawit Seluas lahan 200 Hektar dan juga Biaya Langsir Buah Saat Panen begitu juga bagi Anggota yang Panen Sawit,Ungkap Ketua Koperasi Barige Idus.

Tentunya ini Kendala dan Alasan nya,kenapa hasil Sekian lama hanya seperti itu di karnakan sampai hari ini koperasi Barage Bukit Dado tidak mempunyai Anggota Pemanen yang Tetap hanya mengharap kan karyawan Inti atau karyawan APN itu pun hanya Paruh  waktu setelah pulang kerja di kebun inti sekitar jam 2, Maka dari itu kalau tidak ada Cuaca hujan, kalau hujan mereka tidak mau Panen, kondisi kebun Sawit Jalan nya Rusak serta Kebunnya Bersemak.

Dalam Konfirmasi Kemarin Tepatnya Saat mengungkap klarifikasi Terkait Proses Pengelolaan Lahan Plasma kebun Sawit Seluas 200 tahun,Memang Di Akui Idus Fransiskus Sebagai Ketua Koperasi Barige Bukit Dado, Mengatakan Sejujurnya,"Tentunya hasil Panen Sawit untuk Tiap Panenan Sawit, Kemarin mencapai 100 Ton Buah Sawit Hitung sebulan nya,4 atau 3 kali Panenan bisa Mencapai 100 Ton bahkan lebih,Terang nya.

Hal Senada juga di sampaikan Idus Fransiskus sebagai ketua Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado tentunya ada Dua(2) Faktor utama agar hasil Panennya memuaskan dalam mengelola Lahan Kebun Sawit Plasma Seluas 200 Hektar yakni:(1)-- Kekompakan Sesama Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado dalam Pengelolaan Lahan Sawit tersebut.dan yang ke Dua(2)-- Tetap merawat Lahan Plasma kebun Sawit Seluas 200 hektar dalam pembuangan pelepah daun Sawit yang bergelantungan di pohon termasuk Nyimas,Semprot dalam Perawatan Areal Kebun Sawit Plasma itu,maupun Kekompakan Sesama Pengurus ini adalah Pernyataan Tanggung jawab bersama Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado tentunya,Tutur Idus Fransiskus Melalui Sambungan telepon seluler nya menghubungi Tim Redaksi Media Cyber Nasional Online Group Jakarta agar menerbitkan Klarifikasi Pertama nya Ketua Koperasi Barige Bukit Dado.

Intinya,Saya Idus Fransiskus atas nama koperasi Barage Bukit Dado Tetap Berkomitmen dan Menepati janjinya Tiap Bulan bagi yang telah berjasa dalam membantu Proses Keberhasilan kelolaan koperasi Barage Bukit Dado tentunya akan ada Rezeki nya Sesuai komitmen awal Janji kami,dalam Bentuk kerjasama kemitraan Sampai pada Pengelolaan Lahan Sawit Plasma Seluas 200 Hektar yang telah bisa menghasilkan Uang sampai ke tangan kami,para Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado yang mengelola Lahan Plasma kebun Sawit ini,tentunya berkat bantuan kerjasama Rekan Tim advokat Jakarta dan Tim Redaksi Media Cyber Nasional tetap kami ingat dan kami tepati,Tiap bulan nya hasil Panenan kami,Ucap Ketua Koperasi Barige.

Hingga Berita ini di Terbitkan masih, banyak yang akan di ungkapkan oleh ketua Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado,Idus Fransiskus termasuk temuan kejadian di Saat Ronda Malam ada mendapatkan Peninja Buah Sawit bersama Perahunya,Ia pun selama mengelola Lahan Kebun Sawit Plasma Seluas 200 Hektar dirinya bersama rekan Pengurus ketika Ronde Malam di lahan Sawit Plasma tersebut.

NB:Klarifikasi ini Masih Part 1,Hasil Keterangan resmi Idus Fransiskus Terkait Proses Pengelolaan Lahan Plasma kebun Sawit Seluas lahan 200; Hektar akan berlanjut pada Bersambung.....Part 2

Liputan:*Tim Redaksi Media-C45T*

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

PT.KONTRAS NEWS COM *Pimpinan Perusahaan:Castello *Nomor Kontak Media: 0813-6593-5144 *S.K.Kemenkuham AHU-:036739.AH.01.30.Tahun 2022 *NPWP:90.829.762.5-212.000