BuruSergap86.com -- KalBar/Godang Damar,kepengurusan Koperasi Barige Bukit Dado yang berada di Desa Godang Damar Kabupaten Bengkayang dalam Pengelolaan Lahan Kebun Sawit Plasma Seluas 200 Hektar dengan Pihak Perusahaan Agrinas Palma Nusantara(APN)Akhirnya menuai Polemik Persaingan lari dari tanggung jawab tidak Sesuai komitmen Awal.Kamis(15/01/2026).
Pantauan Tim Media Cyber Nasional Online Group,meminta Eks Kaperwil media Online di KalBar,Marsudi Menyatakan Setelah Sekian lama bersaing dalam Perseteruan Antara Dua Kelompok koperasi produsen Barage Bukit Dado dan Koperasi Kuala Terkait Proses bagi hasil yang di lakukan Idus Fransiskus dan Akiang tak sesuai harapan,tentunya menjadi Sorotan Tajam Publik,Pungkas Marsudi.
Lebih lanjut,Marsudi Sempat Menjelaskan ulah Tingkah lakunya Idus Fransiskus dan Akiang telah melanggar Aturan amanah Bupati Bekayang Sebastianus Darwis SE.MM, yang telah merespon cepat keluhan Masyarakat yang berseteru dengan seorang kepala Desa(Kades)Desa Godang Damar kecamatan lembah Bawang kabupaten Bekayang yang sebelumnya sempat Viral nya di beritakan oleh sejumlah Tim Media Cyber Nasional Online Group selama Lima dekade kemarin.
Indikasi dugaan Arogan idus Fransiskus dan Akiang di desa Godang Damar,bukan hal yang baru,dalam Pengelolaan nya terkesan tak pernah ada untuk membela Kepentingan warga Masyarakat Desa Godang Damar,Kalimantan Barat(KalBar).Berulang kali Panen Sawit Seluas lahan 200 Hektar namun Alibinya Kondisi Lahan Kebun Sawit Buah Sawit trek(Rusak) Alhasil Uang hasil jual Buah Sawit di gunakan secara jelas untuk kepentingan Pribadi mereka.
akibat Perseteruan Ulah Awal Sikap Kades Arogan dan merasa jabatan nya tak bakal terkuak misteri kebohongan kinerja nya,maka di nilai Semena-mena terhadap sejumlah warga masyarakat hingga berita terupdate Terbit Tayang telah menjadi perbincangan hangat sejumlah warga masyarakat sekitar dan juga Sorotan Tajam PUBLIK.Selasa(19/08/2025).
Bermula ketika Informasi Berita masuk ke Meja Redaksi Media Cyber Nasional Online Group bahwa perlakuan Seorang Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado yang di utarakan oleh Eks Kaperwil KalBar Marsudi Sesuai Hasil Investigasi mendalam di lokasi Lahan Kebun Sawit Seluas 200 Hektar.
Akibat Dampak dugaan penyimpangan Awal Kades Godang Damar dari dugaan Prilaku pemalsuan dokumen koperasi produsen Barage Bukit Dado dan Koperasi baru nya Produsen Mayam Kuala Siayae tanpa di duga- duga Akhirnya Idus Fransiskus dan Akiang berhasil mengelola Lahan Kebun Sawit Seluas 200 Hektar.
namun Akhirnya Pupus mereka berdua lebih parahnya melakukan upaya tindakan Melanggar Aturan komitmen Pengelolaan mengatas namakan koperasi Barage Bukit Dado ternyata di duga hasil panen di gunakan untuk Kepentingan Pribadi Semata mereka,Hingga berita terupdate di Relies guna memastikan untuk di ambil alih oleh pihak pemerintah daerah kabupaten Bengkayang Sesuai instruksi amanah Bupati Bekayang tersebut.
Sebelum nya Sempat Viral nya di beritakan oleh sejumlah Tim Media Cyber Nasional Online Group,akhirnya meminta kepada Pihak pemerintah kabupaten Bekayang untuk dapat segera mengambil langkah tegas agar Bupati Bekayang sebagai pemerintah terkait dan berwenang mengambil langkah tegas pemanggilan bagi Pengurus dan warga masyarakat Pemilik koperasi produsen Barage Bukit Dado serta pengurus nya akan ada surat panggilan mengambil alih kepengelolaan lahan seluas 200 Hektar tersebut.
Maka dari itu,Siap-siap Bagi Pengurus Koperasi Barige Bukit Dado tentunya ada Panggilan terhadap ulah sikap mereka,Idus Fransiskus dan Akiang dalam pengelolaan Kebun Sawit Seluas lahan 200 Hektar yang menjadi Perseteruan kedua pengurus koperasi di desa Godang Damar yang sangat arogan terhadap warga masyarakat nya,dan mengutamakan kepentingan pribadi semata.
Meminta pihak pemerintah daerah kabupaten Bekayang Menindaklanjuti dan koordinasi dengan tujuan Jelas,dari tata kelola lahan seluas 200 Hektar supaya pemerintahan daerah kabupaten Bengkayang sebagai Bupati Bekayang Sebastianus Darwis,agar segera mengambil langkah untuk mengambil alih sejumlah lahan seluas 200 Hektar"agar dapat di kelola pihak Pemda kabupaten Bekayang.
Maka dari itu,Hal wajar Masyarakat Godang Damar Tuding Kecurangan Idus Fransiskus dan Akiang Tanpa realisasi Ucapan janji awal,Tak Kunj di tepati,padahal keberhasilan membongkar Asli Legalitas Koperasi nya Mayam Kuala Siayae.Berkat bantuan Tim Redaksi Media Cyber Nasional Online Group dan Team Advocad jakarta.
Menduga,Hal Wajar Tudingan terhadap Akiang dan Idus Fransiskus mereka berdua sebagai pengelola Lahan Kebun Sawit Seluas 200 Hektar di Desa Godang Damar, yang tidak ada realisasinya ke koperasi Barage Bukit Dado dan parahnya bukan Demi Kepentingan Masyarakat sampai pada akhirnya ingkar janji dan menjadi Sorotan Tajam Publik Mendesak Bupati Bekayang Menindaklanjuti perkara ini.
Akhirnya Pihak Perusahaan PT Agrinas Palma Nusantara(APN)di panggil oleh pemerintah kabupaten Bekayang melalui proses Surat resminya pemanggilan secara Tegas,agar pihak Perusahaan PT Agrinas Palma Nusantara(APN) menghadiri rapat tersebut.
mengapa bisa terjadi perseteruan Demosi tak percaya dengan pengelolaan Kebun Sawit Seluas lahan 200 Hektar di Desa Godang Damar,Tentunya ini menjadi Sorotan Tajam PUBLIK membuat Bupati Bekayang Segera merespon laporan masyarakat,apalagi ada sempat Viral Pemberitaan Media Online Cyber Nasional group selama ini menjadi hiruk-pikuk resahkan Masyarakat akibat ulahnya berawal dari sang Kades Godang Damar begitu saja tanpa melayani laporan dengan baik terhadap kepentingan masyarakat Desa Godang Damar.
Awalnya dalam Perseteruan kedua koperasi antara koperasi produsen Barage Bukit Dado dan Koperasi Mayam Kuala Siayae sekian lama tiada akhir".berkat bantuan tim Media Cyber Nasional Online Group dan Team Advocad Jakarta berhasil Ungkap kecurangan mereka yang berseteru di salah satu koperasi miliknya,akhirnya Perseteruan kedua koperasi selesai dan selanjutnya di kuasai oleh Akiang dan Idus Fransiskus mengunakan koperasi produsen Barage Bukit Dado dan kedua nya,"Sempat BerJanji Akan memberikan kontribusi dan kompensasi bagi hasil Persen,eh ternyata nihil di berikan dan sudah 6 bulan berjalan tak kunjung dilaksanakan."
Patut di ketahui",Sebelum nya kedua koperasi sempat berseteru namun berhasil di ungkapkan pihak Tim Redaksi bersama Advocad Team Media Jakarta Melalui kroscek administrasi dan terdapat pemalsuan Data", Namun parahnya,mereka Akiang dan Idus Fransiskus setelah berhasil mengelola Lahan Kebun Sawit Seluas 200 Hektar,Akhirnya kini ingkar janji usai mendapat kan keuntungan pribadi semata,"
Maka dari itu Tim Media Cyber Nasional Online Group bersama Tim Advocad Redaksi Jakarta Menindaklanjuti perkara sengketa kepengurusan koperasi yang berhak mengelola Lahan Plasma kebun Sawit Seluas lahan 200 Hektar,Padahal mereka yang di amanah kan mengelola Lahan Kebun Sawit tersebut,
Namun,Setelah berhasil mengelola Idus Fransiskus,terungkap dalam pengelolaan sudah melakukan kecurangan dalam pengelolaan Kebun Sawit Seluas lahan 200 Hektar eh, ternyata hanya mengakali bermodus kan untuk kepentingan pribadi nya selanjutnya,Idus Fransiskus dan rekan nya yang di sebut Fadli bermain menjual buah panenan Sawit ke RAM luar,Ungkap Akiang
Akiang juga mengakuinya,juga dirinya juga sempat di manfaatkan oleh Idus Fransiskus sebagai memanfaatkan hasil penjualan buah panenan Sawit di lokasi lahan seluas 200 hektar di gunakan untuk Kepentingan Pribadi Semata.
Pengakuan awal Akiang kepada Tim Media Cyber Nasional Online Group Jakarta,"Dirinya Sempat,Meminta Secara Tegas dalam perebutan lahan seluas 200 Hektar Masyarakat Godang Damar sempat Mendesak Bupati Bekayang Sebastianus Darwis segera mengambil langkah tegas agar mencopot jabatan fungsional Kades Godang Damar Deni Lesmana yang bersikap Melakukan upaya arogan terhadap warga masyarakat nya"Ternyata.itu hanya tehnik serta ide nya Idus Fransiskus sebelum nya akibat ada menyimpan kebencian terhadap Kades Godang Damar,Ujar nya.
Marsudi Sempat menyampaikan ke redaksi bahwa dirinya telah melakukan konfirmasi ke warga masyarakat Desa Godang Damar,Kaperwil media Online memberikan informasi yang Seharusnya tugas dari Koperasi Barige Bukit Dado menjaga nama baik Bupati Bekayang Sebastianus Darwis di hadapan para Warga Masyarakat Desa' Godang Damar Kabupaten Bengkayang dengan terus mendukung program pemerintahan agar berkelanjutan tetap menjaga amanah Bupati Bekayang tetap kondusif,ucap Salah satu Warga Masyarakat.
Bersambung.....!!!!
Liputan:*Marsudi --Tim Redaksi Media*



